Cara Mengatasi Rasa Mengantuk Saat Puasa Bulan Ramadhan
Cara Mengatasi Rasa Mengantuk Saat Puasa Bulan Ramadhan
Bulan puasa memang identik dengan bermalas-malasan, kalau lagi puasa biasanya kita ingin banyak istirahat dan malas untuk bekerja, alasannya kondisi tubuh yang lesu dan kurangnya stamina dikarenakan kita tidak mengkonsumsi apa-apa selama seharian, pastinya jikalau kita lagi bekerja rasa kantuk tidak dapat dihindarkan.
Perubahan rujukan makan ketika puasa memengaruhi metabolisme tubuh. Dan, serangan kantuk yang muncul ketika puasa itu umumnya terjadi akhir penurunan kadar glukosa darah di otak sehingga memengaruhi suplai oksigen.
Mengapa rasa kantuk selalu muncul di siang hari? Ini alasannya di siang hari, tubuh cenderung mulai kehilangan energi cadangan untuk memaksimalkan kerja otak dan sistem tubuh lainnya. Karenanya tak hanya kantuk, tapi juga gampang merasa lemas.
Berikut ini ada beberapa cara mengatasi rasa mengantuk ketika puasa bulan ramadhan yang mungkin saja mempunyai kegunaan untuk anda.
1.Penuhi kebutuhan zat besi ketika sahur. Sumber zat besi dapat diperoleh dari sayuran berdaun hijau menyerupai bayam, sawi, kangkung, katuk.
2.Menjaga keseimbangan asupan gizi, terutama ketika sahur. Pastikan mengonsumsi buah dan sayur yang kaya vitamin C untuk memacu efektivitas perembesan zat besi oleh tubuh. Kiwi, jambu biji, pepaya, jeruk, mangga, nanas, dapat menjadi pilihan.
3.Ketersediaan air dalam tubuh juga perlu dipertimbangkan. Minum sedikitnya delapan gelas air putih selama jeda buka puasa sampai sahur. Konsumsi air putih yang cukup membantu mencegah tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi, sehingga tubuh tetap segar.
4.Saat sahur, konsumsi karbohidrat kompleks, menyerupai nasi merah, oatmeal, roti gandum, ubi, jagung, atau singkong. Karbohidrat kompleks lebih lambat dipecah menjadi gula darah sehingga sangat membantu metabolisme energi tubuh. Yang artinya, lebih usang menyimpan energi.