Inilah Doa yang Selalu Dipanjatkan Rasulullah Pada Saat Pagi dan Petang
Semua orang berhak berdoa kepada Yang Mahakuasa SWT apapun itu selama untuk kebaikan dirinya dan juga kebaikan saudara-saudaranya. Diluar konteks kebaikan ada pembahasan lainnya nanti.
Dalam praktek, berdoa bebas dalam bahasa apa saja alasannya yaitu Yang Mahakuasa SWT Maha Kaya, Maha Pendengar, Maha Mengerti Bahasa semua Hamba-Nya dan Maha Segala-galanya. Janganlah pernah ragu untuk menyempatkan diri untuk berdoa.
Rasulullah SAW juga rutin berdoa pada pagi dan petang hari. Dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan doa ini, entah di pagi hari ataupun di sore atau petang.
“Allahumma inni asalukal 'afiyah fiddunya wal akhiroh. Allahumma inni asalukal 'afwa wal 'afiyah fi diniy wa dunyaya wa ahliy wa maliy”
Artinya : "Ya Yang Mahakuasa saya memohon kepadaMu keselamatan baik di dunia dan akherat, Ya Yang Mahakuasa saya memohon kepadaMu ampunan, juga keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku dan hartaku”.
Sementara dalam hadist riwayat Tirmidzi, Muadz bin Rifa’ah menyebutkan bahwa bahwa suatu hari Abu Bakar bangun di atas mimbar dan lalu menangis serta berkata:
Sungguh Rasulullah SAW bangun di atas mimbar pada hijrah yang pertama. Setelah itu ia menangis dan bersabda: “Mintalah kepada Yang Mahakuasa Subhanahu
Wa Ta’ala ampunan (afwa) dan keselamatan (afiyah).
Sesungguhnya seseorang tidak diberikan sesuatu sehabis keyakinan (iman) yang lebih baik dari keselamatan (afiyah).
Adapun teks doa yang dibacakan oleh Abu Bakar radhiyallahu ‘Anhu yakni,
“ Allahumma inni asalukal 'afwa wal 'afiyah. “
Secara bahasa, afiyat mempunyai arti sumbangan dari Yang Mahakuasa bagi hambaNya atas segala macam kebijaksanaan wangi dan bencana.
Dalam hadist lain diterangkan juga wacana keutamaan dari doa tersebut bagi seorang hamba, sebagaimana hadist dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu.
Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Tidak ada doa yang dipanjatkan oleh seorang hamba yang lebih baik dari “Ya Yang Mahakuasa saya memohon kepadamu afiyat di dunia dan akhirat.” (HR Ibnu Majah).
Sementara dalam hadist dari Anas bin Malik, Rasulullah bersabda: “Doa diantara adzan dan iqomah tidak akan ditolak.” Para sahabat lalu bertanya: “Lantas doa apakah yang harus kami ucapkan Ya Rasulullah?”
Rasulullah lalu menjawab: “Mintalah afiyat/keselamatan di dunia dan akhirat.” (HR Tirmidzi)
Demikianlah sahabat renungan Islam doa yang dipanjatkan oleh Rasulullah SAW setiap pagi dan petang. Baginda Rasulullah SAW tidak pernah melewatkannya. Semoga kita semua dapat mencontoh Rasulullah sebagai suri tauladan dan junjungan alam sekalian. Insya Yang Mahakuasa dengan berdoa penuh rasa keikhlasan dan tabah akan dikabulkan Yang Mahakuasa SWT. Amiinn.
Semoga bermanfaat, Jazakallah.