Renungan Untuk Perempuan, Bacalah Kalau Berani

Berikut ini sebuah renungan yang sangat cantik khususnya untuk kaum perempuan. Silahkan baca baik-baik, dan maaf jika hal ini menciptakan Anda merasa tersinggung.


Ma’af Kalau Tersinggung, cuma mengingatkan.
TAK TAU MALU
Itulah fenomena tanda tanda kiamat yang makin konkret kini ini
Tak ada rasa malu,
tak ada rasa berdosa.
Semuanya berjalan nampak biasa saja.

Mengaku Islam agamanya.
Mengaku Tuhan yaitu tuhannya.
Mengaku Al-Qur’an anutan hidupnya.
Mengaku Muhammad yaitu nabinya.

Tapi sayang akreditasi imannya hanya berhenti di mulut semata.
Tak hingga pada dinding hatinya terlebih ruang hati terdalam.
Tak nampak dari perbuatannya yang ada justru prilaku menyerupai tak ber-Tuhan.
Miris melihat manusia berjulukan wanita.

Berjalan berlenggok dengan aurat terbuka.
Cengar-cengir mempertontonkan badan mengundang syahwat durjana.
Mengadu badan seksi antara satu dan lainnya.
Semakin kecil pakaian semakin seksi katanya

semakin sempit semakin aduhai katanya
semakin ketat semakin tepat katanya
Bangga sama tubuhnya
tapi dikufuri dengan mengumbarnya kemana-mana.
Dinasehati malah banyak cincong “jangan sok suci”.

Pakaian tak persoalan katanya yang penting hati..
Katanya mau ke Syurga tapi merasa benar sendiri..
padahal, di syurga tak ada perempuan menyerupai ini.

Boro-boro ke syurga, mencium wanginya saja