Inilah 4 Pekerjaan Akhir Zaman yang Banyak Dilakukan Orang
Inilah 4 Pekerjaan Akhir Zaman yang Banyak Dilakukan Orang
Dari Abu Hurairah ra berkata : Bersabda Rasulullah SAW, “Akan tiba suatu zaman seseorang tidak memerdulikan dari mana dia mendapat harta, apakah dari sumber yang halal ataukah haram,” (HR Nasak).
Di zaman kini ini merupakan zaman kegersangan ruhiyah dan zaman materialism; segala sesuatu dinilai dengan harta. Manusia cakar-mencakar untuk memperoleh sebanyak mungkin kekayaan, mereka tidak memerdulikan dari mana datangnya harta yang diperoleh, apakah dari sumber yang halal atau dari sumber yang haram. Yang penting, harta sanggup dikumpulkan sebanyak-banyaknya untuk memenuhi kehendak nafsu atau pun untuk melayani kehendak istri atau bawah umur mereka, supaya sanggup hidup dengan kemewahan.
Apabila diteliti, ada beberapa jenis pekerjaan dan sumber pendapatan yang haram dan umat Islam ketika ini terlibat dengan sumber-sumber menyerupai berikut:
1.Minum Khamr
Bekerja dan berusaha mencari sumber kehidupan harus dilakukan dalam kerangka yang dibenarkan agama. Walaupun Islam mewajibkan umatnya bekerja dengan gigih dan berdedikasi, pencarian sumber kehidupan tersebut seharusnya sesuai dengan hukum yang dibenarkan agama saja. Ini termasuk aspek melibatkan minuman memabukkan menyerupai khamr.
Sebenarnya Islam bukan saja mengharamkan umatnya minum arak, tetapi juga segala perkara yang berafiliasi dengan penghasilan dan pemprosesan minuman keras. Mungkin sebagian dari kita beranggapan kalau hanya bekerja, tetapi tidak terlibat dengan meminumnya. Padahal ini salah dan amat bertentangan dengan pemikiran Islam.
Baca Juga
What is Abestos Cancer ?
How to Find the Best Cancer Treatment
Best Alternative Cancer Treatment
Best Cancer Specialist Treatment Center
Considering Prostate Cancer Treatment Options
What is Pleural Mesothelioma
What is the Role of Physical Therapy in Cancer Recovery?
Baca Juga
What is Abestos Cancer ?
How to Find the Best Cancer Treatment
Best Alternative Cancer Treatment
Best Cancer Specialist Treatment Center
Considering Prostate Cancer Treatment Options
What is Pleural Mesothelioma
What is the Role of Physical Therapy in Cancer Recovery?
Dalam hal ini, ada baiknya kita lihat apa yang pernah disampaikan Ibnu Mas’ud yang katanya: “Telah dilaknat dalam (urusan) khamar (arak) itu, yaitu orang yang memerah, yang diminta diperahkan, yang meminumnya, yang memberi minuman, orang yang bertugas mengantar, yang membekal, yang menjual, yang membeli dan juga yang menyimpannya.”
Dalam zaman kini ini termasuk juga orang yang mengiklankan miras dan orang yang terlibat membeli saham perusahaan miras.
2.Praktik Riba
Islam melarang umatnya bekerja di perusahaan atau perbankan yang memakai sistem riba dalam urusan niaganya. Perusahaan yang yang dimaksud tentu saja menyerupai di bank-bank konvensional, perusahaan asuransi jiwa, perusahaan keuangan berlisensi (leasing), daerah pajak gadai konvensional dan menjadi penagih kredit untuk perusahaan sumbangan dan sebagainya.
Dari Jabir r.a, dia berkata : Rasulullah SAW melaknat pemakan riba, pemberi riba, penulis, dan kedua orang yang menjadi saksi atasnya. dia berkata : “Mereka itu sama (saja).”(Hadis Riwayat Muslim : 3/219).
3.Suap Menyuap
Islam memberi larangan keras kepada insan supaya tidak terlibat dalam perbuatan suap. Islam mengharamkan mengaut harta orang lain secara suap sedangkan menyedari perbuatan itu berdosa.
Ketika mengulas perkara itu, Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Allah melaknat pemberi suap, akseptor suap dan orang yang menjadi orang perantaraan,” (Hadis riwayat Ahmad).
4.Berzina
Telah banyak kita saksikan pada ketika ini perzinaan merebak di mana-mana. Namun, menjelang hari kiamat, sehabis insan melewati zaman keemasan (dengan turunnya Nabi Isa AS dan dipimpinnya insan oleh al-Mahdi), insan akan hidup dalam kondisi yang seburuk-buruknya, layaknya binatang. Rasulullah SAW menceritakan wacana kejadian itu sebagaimana yang diriwayatkan Abu Hurairah RA:
“Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, umat ini tidak akan punah, hingga ada pria mendatangi perempuan, kemudian menyetubuhinya di jalan. Lantas orang yang terbaik pada ketika itu ialah yang mengatakan: ‘Alangkah baiknya kalau kau bersembunyi di balik tembok ini.” (HR Abu Ya’la)
Inilah puncak kebejatan insan dalam perzinaan yang akan terulang kembali di final zaman, pasca wafatnya Nabi Isa AS dan Imam Mahdi. Manusia akan kembali ke zaman jahiliyah, bahkan lebih jelek lagi. Orang-orang yang tidak waras akan melaksanakan relasi tubuh layaknya hewan secara terang-terangan, di jalanan, di jembatan, di daerah terbuka dan banyak ditonton orang.
Parahnya lagi, orang-orang terbaik ketika itu tidak bisa berkomentar apa-apa ketika menyaksikannya, selain menghimbau supaya pelaku zina di daerah itu menyingkir dan melakukannya di di daerah yang agak tertutup. Bahkan, ada di antara orang terbaik ketika itu yang melihatnya juga tertarik untuk melaksanakan perbuatan bejat tersebut, namun hati nuraninya meminta dirinya untuk melakukannya di daerah yang tersembunyi. Jika demikian ialah insan terbaik ketika itu, bagaimana dengan insan bejatnya?
Rasulullah SAW bersabda : “Dan yang tersisa ialah seburuk-buruk manusia, mereka melaksanakan relasi intim di dalamnya bagaikan keledai, maka pada merekalah kiamat akan terjadi.” (HR Muslim)
Beruntung pada hari ini masih dijumpai orang-orang waras dan sehat yang mengutuk dan menolak tindakan-tindakan haram dan bejat tersebut.