Inilah Sebabnya Hidup Orang Dzalim Selalu Enak di Dunia
| Ilustrasi Rumah Mewah beserta Mobil |
Orang dzalim ialah orang yang mempunyai rasa taqwa kepada Yang Mahakuasa SWT.Mereka hidup seolah-olah tiada Tuhan yang sedang mengawasinya.
Pada kenyataannya, meskipun tidak mempunyai rasa taqwa kepada Yang Mahakuasa namun orang yang dzalim kebanyakan hidupnya enak.Kenapa sanggup ibarat ini, padahal bukankah keindahan hidup hanya di berikan oleh Yang Mahakuasa sedangkan mereka tidak pernah memohon kepada Allah?
Jika anda mempunyai pemikiran ibarat tersebut bersama-sama tanda di sadari anda telah mempertanyakan keadilan Allah.Padahal ibarat yang anda ketahui sendiri bahwa Yang Mahakuasa yaitu Dzat yang Maha Adil.
Lantas mengapa Yang Mahakuasa tetap menunjukkan hidup yang lezat kepada mereka? Dalam kitab NashaihulIbad Saat bin Hilal menunjukkan jawabannya. Ternyata meskipun mereka yaitu orang-orang yang ingkar terhadap Allah, namun Yang Mahakuasa tetap menunjukkan 4 anugerah kepada mereka, yaitu :
1. Orang dzalim dilancarkan rezekinya
Ya salah satu keindahan hidup di dunia bagi orang dzalim yaitu hidup yang dipenuhi dengan harta. Maka dari itu Yang Mahakuasa tetap menganugerahkan sifat Rahman-Nya yaitu kasih sayang Yang Mahakuasa kepada semua manusia.
Namun berbeda dengan mereka yang beriman, mereka juga akan mendapat anugerah sifat Rahim Yang Mahakuasa yang berarti sifat kasih sayang Yang Mahakuasa ketika di darul abadi nanti. Ya, orang dzalim tidak akan pernah mendapat anugerah sifat Rahim Yang Mahakuasa lantaran mereka tidak mempunyai rasa iktikad yang menjadi syarat untuk mendapat anugerah sifat Rahim, hal ini ibarat yang sudah di jelaskan dalam Al-Qur’an yaitu Kepada masing-masing golongan baik golongan ini maupun golongan itu Kami berikan dukungan dari kemurahan Tuhanmu.Dan kemurahan Tuhanmu tidak sanggup dihalangi. (Q.S. Al-Israa’ [17] : 20).
Selain itu, orang dzalim juga hanya memikirkan kehidupan dunia saja tanpa mengingat adanya kehidupan akhirat.Maka dari itu Yang Mahakuasa menunjukkan kehidupan dunia yang indah ibarat yang mereka dambakan.
Barangsiapa menghendaki kehidupan kini (duniawi), maka Kami segerakanbaginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. (Q.S. Al-Israa’ [17] : 19).
Dengan melimpahnya harta yang mereka miliki mungkin mereka akan puas dan berbangga diri. Namun tanpa di sadari bahwa rasa bahagia, puas dan ketenangan hati akan mereka rasakan hanya pada awal saja.
Pada ujung kehidupan nanti mereka akan kehilangan rasa hening dalam hatinya, lantaran justru semakin banyak harta yang mereka miliki maka rasa ketidakpuasan akan semakin besar. Sehingga rasa gersang dan gelisah lah yang akan mencakup kehidupan mereka nantinya.
Padahal anda tahu sendiri bahwa harta dunia hanyalah titipan Yang Mahakuasa yang sanggup di ambil-Nya sewaktu-waktu.
2. Orang dzalim selalu mendapat kesehatan
Sifat Rahman Yang Mahakuasa bukanlah hanya berlaku pada harta saja, melainkan juga pada kesehatan manusia.Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa meskipun orang dzalim tidak mempunyai rasa taqwa kepada Yang Mahakuasa namun mereka tetap mendapat anugerah sifat Rahmad Allah.
Dengan begitu orang dzalim tetap akan mendapat kesehatan badan. Namunselain lantaran sifat Rahmad Yang Mahakuasa ini kesehatan juga akan di peroleh ketika di imbangi dengan olah raga dan gaya hidup yang baik.
Pada dasarnya segala sesuatu hanyalah kehendak Allah, jikalau saja orang dzalim selalu menjaga contoh hidupnya dengan baik, maka besar kemungkinan Yang Mahakuasa akan menunjukkan kesehatan padanya. Namun jikalau Yang Mahakuasa berkehendak lain, yaitu dengan memberi penyakit pada orang dzalim meskipun beliau telah menjaga contoh hidupnya maka sanggup saja.
3. Dosa orang dzalim tidak akan ditampakkan selama masih di dunia
Ya, salah satu anugerah Yang Mahakuasa yang paling menguntungkan bagi orang dzalim yaitu dosa mereka yang tidak akan ditampakkan di dunia. Yang Mahakuasa hanya akan menunjukkan hidayah kepada mereka yang terpilih, biar teringat akan pedihnya azab neraka dan mereka segera bertaubat.
Jika saja Yang Mahakuasa menunjukkan dosa insan selama beliau masih hidup di dunia, ini merupakan nikmat yang tiada tara. Karena dengan ini lah insan akan memperbaiki diri dan lebih mendekatkan diri kepada Allah.
Dan nikmat Yang Mahakuasa yang satu ini tidak akan di berikan pada orang dzalim, lantaran mata hati mereka telah tertutup dan tidak akan sadar dengan banyak sekali dosa mereka.
4. Hukuman dari Yang Mahakuasa kepada orang dzalim tidak di berikan di dunia
Ya, ibarat yang sudah anda ketahui bahwa eksekusi Yang Mahakuasa di darul abadi akan jauh lebih pedih di banding dengan eksekusi di dunia. Dan inilah yang akan di dapatkan oleh orang dzalim, lantaran selama di dunia mereka tidak akan di berikan eksekusi atau adab yang membawanya ke arah yang lebih baik. Hal ini di jelaskan dalam Al-Qur’an
Dan janganlah sekali-kali kau (Muhammad) mengira, bahwa Yang Mahakuasa lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Yang Mahakuasa memberi tangguh kepada mereka hingga hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak, (Ibrahim :42)
Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat), disebabkan apa yang mereka telah kerjakan. (Al Anam : 120)
Semoga klarifikasi di atas sanggup menjadi pelajaran bagi anda semua biar menjadi hamba yang lebih baik dan lebih bersahabat kepada Yang Mahakuasa SWT.