Jauhi 8 Perkara Ini Supaya Rezeki Anda Tidak Seret. Nomor 6 Paling Sering Dilakukan
Jauhi 8 Perkara Ini Supaya Rezeki Anda Tidak Seret. Nomor 6 Paling Sering Dilakukan
Manusia terlahir kedunia ini dibekali beberapa hal yang telah ditetapkan ALLAH SWT, menyerupai jodoh, rezeki, dan umur. Jumlahnya pun sudah ditetapkan tidak akan tertukar, rezeki yang telah ditetapkan ALLAH SWT sanggup berupa istri, harta, dan anak anak yang sholeha. Namun tetap dibalik semua yang telah ditetapkan ALLAH SWT insan tidaklah menunggu semua itu tiba dengan sendirinya sebagai umatnya yang diberi logika dan tenaga harus dipakai untuk menjemput atau mencari yang telah ditetapkan ALLAH SWT dan berdoa kepada ALLAH SWT.
Dan sebagai insan yang mempunyai logika insan pun mempunyai sisi negatif yaitu kesalahan yang tidak diridhai ALLAH SWT, ada beberapa kesalahan atau kebiasaan yang insan lakukan dan sanggup menolak rezeki.
1. Kebanyakan mengeluh
Mengeluh yaitu salah satu kebiasaan yang tidak insan sadari sering insan jalankan, hal itu dikarenakan insan tidaklah mempunyai rasa puas dengan apa yang dimilikinya.
2.Materialistis alias matre
Kebiasaan ini sanggup berupa mengukur segala sesuatu dengan uang atau barang, ternyata hal ini sanggup menjadi salah satu hal yang sanggup menolak rezeki. Rata rata orang yang matrealistis akan lebih memandang rendah orang lain yang tidak mempunyai kekayaan. Dan pun sebaliknya pada orang kaya, padahal kalau ditelaah lagi dalam segi agama, Tuhan SWT telah menitipkan rezeki sebagian orang miskin pada orang kaya. Dan lagi perilaku matre merupakan perilaku mendewakan harta dan menjurus syirik dosa besar yang tidak akan diampuni Tuhan SWT, jadi hindarilah kebiasaan menilai segala sesuatu dengan materi.
3.Makan masakan haram
Makanan haram ketika ini banyak beredar dimasyarakat, dan bukan hanya saja masakan yang diharamkan Tuhan SWT tetapi hewan yang disembelih tanpa menyebut nama Tuhan akan menjadi masakan haram, dan lagi masakan atau harta yang didapat dari cara tidak baik atau halal akan menjadi haram juga menyerupai korupsi, mencuri, dan lain lain. Dan ternyata kebiasaan mengkonsumsi masakan haram sanggup menjadi sesuatu yang sanggup menolak rezeki.
4.Terlalu fokus pada dunia
Manusia intinya hidup didunia yaitu mencari harta sebanyaknya dana mal ibadah yang berlimpah namun tak sedikit insan yang melupakan mencari rezeki darul abadi dan lebih mengutamakan rezeki dunia dan sanggup meninggalkan kewajiban yang telah Tuhan SWT perintahkan, tak ayal hal ini sanggup menjadi salah satu penyebab yang sanggup menolak rezeki .
5.Tidak menjaga badan
kesehatan menjadi hal yang harus dijagabanyak insan mengabaikan kesehatannya, apalagi kalau sudah berurusan dengan duniawi seolah tubuh yaitu hal mutlak yang mereka miliki dan tidak akan sakit, alasannya yaitu segala sesuatu berurusan dengan duniawi sanggup menghipnotis insan untuk malas makan,berolahraga, dan lainnya. Dan itu pun sanggup menjadi hal yang sanggup menolak rezeki insan itu sendiri.
6.Kebanyakan gosip
Gossip yaitu suatu kebiasaan yang lumrah terjadi ketika ini, bukan hanya dikalangan perempuan saja gossip ini terjadi namun juga dikalangan laki-laki banyak yang gemar bergosip, bahkan hal yang menjadi sorotan public pun telah menyajikan informasi menyerupai program televise gosip. Pada ketika bergosip insan telah membuang buang waktunya untuk mencelah, mempergunjingkan orang lain, dan tanpa disadari itu menjadi hal yang sanggup menolak rezeki.
7.Penggrutu suka marah
Manusia yang selalu menggerutu yaitu tanda insan yang tidak pernah mensyukuri nikmat atau rezeki yang telah diberikan oleh ALLAH SWT, kalau insan yang selalu menggerutu atau suka murka sanggup mengakibatkan hal itu suatu yang sanggup menolak rezeki yang telah ALLAH SWT menetapkan kepada dirinya.
8.Riya dan suka pamer
Banyak insan kini gemar memamerkan segala sesuatu yang sanggup mereka banggakan entah berupa harta, prestasi, dan lain lain. Hal ini banyak dilakukan untuk mendapat kebanggaan dari sesama manusia, apalagi insan yang memamerkan ibadahnya menyerupai sholat, haji, sodakoh, amal dan banyak lagi, bukan semata semata untuk berserah diri kepada Tuhan SWT tetapi untuk mendapat kebanggaan sebanyaknya dari sesame insan yang sebetulnya sanggup menjadi penolak rezeki insan itu sendiri.